A. Jujur
Jujur ajur,,,, itulah pendapat orang orang yang tidak mengenal norma dan etika moral. Jujur mrupakan suatu aktifitas dari perkataan, perbuatan, dan tingkah laku yang sesuai dengan kenyataannya. Orang yang berperilaku tidak jujur merupakan orang pendusta atau mempunyai sifat dusta, pendusta sama dengan orang munafik, sebagaimana hadist Nabi SAW, yang artinya "Dari Abu Hurairah R.A : sesungguhnya Rasulullah SAW, telah bersabda: Tanda orang munafik adalah ada tiga perkara, yaitu : 1) Apabila berkata dia berdusta, 2) Apabila berjanji dia mengingkari, dan 3) Apabila diberi kepercayaan dia menghianatinya"
Orang muslim diwajibkan untuk menjauhi sifat dusta ini, sehingga akan mendapatkan suatu kepercayaan dari para manusia. Suatu kepercayaan sangat mahal harganya karena tidak dapat ditukar dengan harta benda. Kepercayaan sekali mendapatkan keingkaran kecil maka akan langsung kehilangan kepercayaan.
Allah berfirman dalam QS. al-Ahzab: 70
Artinya : "Wahai orang orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar" [al-Ahzab:70]
Pada dasarnya semua manusia sangat menginginkan diperlakukan jujur dan adil, Kejujuran dan keadilan merupakan satu kesinambungan sifat yang mulia dan perlu di tanamkan sejak usia dini yang nantinya nanti akan menjadi cikal bakal kokohnya suatu negara.
Sebagaimana Nabi SAW bersabda: "Seorang bendahara muslim yang melaksanakan tugasnya dengan jujur dan membayar sedekah kepada orang yang diperintahkan oleh majikannya secara sempurna, dengan segera dan dengan pelayanan yang terbaik, maka ia akan mendapatkan pahalasama seperti orang yang bersedekah" [Kitab Hadist Shahih Muslim]
2. Santun
Santun adalah berkata lemah lembut serta bertingkah laku halus dan baik. Kesantunan seseorang akan terlihat dari ucapan dan tingkah lakunya. Ucapannya lemah-lembut, tingkah lakunya halus serta menjaga perasaan orang lain. Allah Swt. mencintai sikap santun sebagaimana tertuang dalam hadis berikut yang artinya.
“Dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi saw. bersabda kepada Al Asyaj Al‘Ashri: Sesungguhnya dalam dirimu terdapat dua sikap yang dicintai oleh Allah; yaitu sifat santun dan malu.” (H.R. Ibnu Majah)
Allah Swt. memerintahkan agar bertutur kata yang baik kepada sesama manusia, sebagaimana Firman Allah Swt. Q.S. al-Baqarah/2:83.
وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْكُمْ وَاَنْتُمْ مُّعْرِضُوْنَ – ٨٣
Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, “Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat-baiklah kepada kedua orangtua, kerabat, anak-anak yatim, dan orangorang miskin. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat.” Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang.” (Q.S. al-Baqarah/2:83)
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari sikap santun, di antaranya:
Mudah diterima oleh orang lain. Sikap santun akan menjadikan seseorang disenangi orang lain, sehingga mudah diterima oleh orang lain.
Menunjang kesuksesan. Banyak pengusaha sukses ditunjang oleh sikap santun yang ditunjukkannya.
Dicintai Allah Swt. dan Rasul-Nya. Allah Swt. mencintai hamba-Nya yang memiliki sikap santun.
Tag :
CONTENT


0 Komentar untuk "Berani Jujur itu Hebat"